Dominasi Delvintor dan AHRT di Kejurnas Motocross 2019

Selasa, 3 September 2019

Jakarta – Debut Muhammad Delvintor Alfarizi dan Astra Honda Racing Team (AHRT) di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2019 dilalui dengan gemilang dan meyakinkan. Crosser 17 tahun asal Karawang itu tampil dominan, menyapu podium pertama pada dua race seri pertama yang diselenggarakan di sirkuit motocross Langensari Sport Center, Banjar, Jawa Barat (1/9).

Tanda-tanda kematangan Delvintor sudah ditunjukkan pada sesi latihan dan kualifikasi. Catatan waktunya tak mampu dikejar pebalap lain di kelas yang sama. Konsistensi itu terus ditunjukkan hingga balapan, dimana penyelenggara menggabungkan kelas MX2 (250 cc) yang diikuti Delvintor dan kelas MX1 (450 cc).

Adel, sapaan karib Delvintor, melakukan awalan yang baik saat bendera start dikibarkan. Namun memasuki tikungan pertama, dia terjebak pada kepungan crosser-crosser lain hingga tercecer di belakang. Namun secara konstan, Adel mengejar satu demi satu pebalap hingga pada lap ke-7, posisinya sudah berada di paling depan.

Konsistensi Adel berlanjut, membuat jarak 2 detik pada tiap lap dengan pebalap di belakangnya hingga race pertama berakhir. Catatan waktu total yang ditempuhnya adalah 29 menit 7,025 detik. Jarak waktu antara dirinya dan pebalap yang finish kedua cukup jauh, yakni 37,5 detik.

Pada race ke-2, Adel masih mampu mempertahankan performanya bersama Honda CRF250R dan berhasil kembali naik podium pertama. Balapan direncanakan selesai selama 25 menit + 2 lap. Namun karena waktu yang tak memungkinkan, panita lomba memangkas durasi dan mengibarkan bendera finish sebelum waktu yang direncanakan semula.

Ungguli MX1

Menariknya, Delvintor tak hanya berhasil mengalahkan lawan-lawannya di kelas MX2 dan menjadi juara pada 2 race. Adel juga mencatatkan waktu putaran yang lebih cepat dibandingkan dengan para pebalap yang berada di kelas atasnya, MX1 yang notabene menunggangi sepeda motor dengan spesifikasi jauh di atasnya.

Pada race pertama misalnya, catatan waktu total Adel 29 menit 7,025 detik. Sementara pemenang kategori MX1 mencatatkan waktu total 29 menit 46,674 detik. Lap terbaik Adel juga bisa menjadi ukuran, di mana dia berhasil mencetak waktu tercepat satu putaran 1 menit 25,421 detik. Sedangkan pemenang kategori MX1 mencatat lap terbaik 1 menit 26,117 detik.

Usai balapan, Adel mengatakan sudah mengalami balapan yang menantang. Meski sempat tercecer pada race pertama akibat start yang kurang sempurna, dirinya mampu melakukan overtake satu per satu pebalap di depannya. Semangat menginspirasi pebalap muda lain dan setelan motor yang baik dari AHRT khususnya di trek yang licin, memberikan paket sempurna kekuatan dirinya.

”Raihan sempurna di putaran Banjar ini menjadi awal yang bagus untuk saya dan AHRT. Tapi tentu tidak hanya berhenti disini. Kami akan terus coba meningkatkan performa untuk ke depannya. Tak lupa saya mengucapkan terimakasih kepada tim, sponsor, kru, dan semua yang telah mendukung saya,” ucap Adel.

Deputy General Manager Planning Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) Andy Wijaya mengatakan hasil balap seri pertama cukup membuktikan keseriusan AHM dengan AHRT untuk melakukan pembinaan secara menyeluruh pada ajang balap off road.

”Hasil seri pertama Kejurnas Motocross menjadi modal kuat untuk AHRT, dan ini akan menjadi tolok ukur kami untuk melakukan langkah selanjutnya. Masih banyak pelajaran yang harus dipetik hingga meraih mimpi tertinggi, menempatkan pebalap Indonesia yang beprestasi di ajang motocross kelas dunia,” ujar Andy.

(hc3)