Servis kabel- kabel pengontrol

Jumat, 12 Nopember 2004

Sering kali terjadi kalau kita merasakan cara kerja gas tangan terasa berat dan juga ogah mau kembali keposisi semula. Jangan curiga dahulu ada yang menunggangi sebab kadang kala si penunggang kuda besi tidak punya waktu untuk memberikan perhatiannya pada si kuda besinya, padahal kelancaran cara kerja gas sangat mempengaruhi keamanan si Doi, coba kalau pada saat kendaraan berjalan di mana kondisi kanan kiri jalan jurang tiba- tiba gas nya meninggi dengan sendirinya ,wah ndak bisa dibayangin.
Lain halnya dengan kabel cuk , biasanya kalau sudah kita tarik lalu dikembalikan ke posisi semula seolah olah kabel nya kepanjangan ,pada hal si kabel tidak mau kembali ke tempatnya lagi , akibatnya mesin terasa kekenyangan sehingga ketika diajak putaran rendah mesin akan mati.
Dan ini juga masih menyangkut kabel, tapi yang ini kabel sebagai pembantu cara kerja sistem indikator penunjuk kecepatan, disebut abang mekanik kabel speedometer, kadang- kadang kalau si tunggangan besi sedang berjalan ada terdengar grek..grek..tapi setelah berhenti bunyinya hilang, pendapat orang awam yang salah mungkin ada penampakan ,tapi setelah dicek sama lae mekanik ternyata kabel speedometer bermasalah.
Dari terminologi diatas permasalahan terjadi pada kabel- kabel pengontrol yang terkontaminasi dengan air dan udara sehingga membentuk korosi , jadi kalau hal ini terus terusan dibiarkan maka membuat kantong bolong.Makanya kalau tak mau kantong menjadi bolong selain pake suku cadang asli juga ikuti tips perawatan kabel- kabel dengan tidak menyita waktu yang lama,baik sekarang ikuti kata embah . .yah!
Pertama, sediain dulu peralatan untuk membuka bagian yang perlu dibuka & selang yang biasa dipakai untuk mengisi air aki panjangnya 10 cm berikut bensin dan oli ,setelah di buka lihat cara membersihkan kabel- kabel .
1. Masukkan ujung selang aki ke kabel yang ujungnya
bisa dimasuki oleh selang .
2. Tuangkan sedikit bensin dari ujung selang yang
berlebih.
3. Semprotkan dengan air gun yang ada di bengkel
dari ujung selang yang di penuhi tersebut
secara perlahan- lahan.
4. Lakukan hal tersebut berkali kali sambil menarik
dan menekan kabel bagian dalam berulang-ulang
sampai terasa pergerakan kabel tersebut terasa
ringan tetapi yang harus diperhatikan pada saat
menarik kabel tidak boleh terlalu kencang dan
terpelintir malah akan menjadi terganggunya cara
kerja kabel tersebut.
5. Langkah terakhir dengan menuangkan oli Sae 20 ke
selang lalu semprotkan ,oli ini berfungsi
sebagai pelumasan bagian dalam. (an/ho/cdn)

(sys)